ASUHAN
KEBIDANAN KOMUNITAS PADA KELUARGA DENGAN ANGGOTA KELUARGA MEMPUNYAI MASALAH ANEMIA DALAM KEHAMILAN
I.
PENGKAJIAN
Tanggal :
15 agustus 2013 jam 17.00
Tempat :
Rumah Tn.S
A.
Data
Umum
1.
Nama
KK : Tn. S
2.
Alamat
Dan Telp : Pekunden Rt
3/ 3 Banyumas
3.
Pekerjaan
KK : Wiraswasta
4.
Pendidikan
KK : SMA
5.
Komposisikeluarga:
|
NO
|
NAMA
|
L/P
|
UMUR
|
HUB DG KELG
|
PENDDKN
|
PEKERJ
|
STAT KESHTN
|
|
1
|
Tn S
|
L
|
40
|
KK
|
SMA
|
Swasta
|
Sehat
|
|
2.
|
Ny. Y
|
P
|
37 th
|
Istri
|
S1
|
Dagang
|
Hamil 26 mg
|
|
2.
|
An. B
|
P
|
5 th
|
Anak
|
-
|
-
|
sehat
|
|
56
|
|
33737
|
|
040400
|
|
32
|
|
5
|
Ket :
; laki
laki
:
Perempuan
: anak dalam
kandungan
6.
Tipekeluarga : merupakankeluargainti ( nuclear family ) yang
terdiridariayah,ibudananakkandung
7.
Tipebangsa ; sukubangsajawa yang
masihmenjunjungtinggihormatkepada ayah ( ayahselaludiutamakan ),patrilineal.
8.
Agama
: Islam , danmasing – masing anggota keluargataatmenjalankanibadah
9.
Status
social ekonomi: Kepalakeluargabekerjasebagaiwiraswasta di Jakarta, dan ibu
sebagai pedagang di kios pasar
yang berpenghasilan antara 2000.000 - 4.000.000.rupiah
B.
Aktifitasrekreasi : keluargamemanfaatkan
waktu luang dengan menonton tv dan bermain dengan anak setelah seharian
beraktifitas sebagai sarana rekreasi
C.
RiwayatdanTahapperkembangankeluarga
10.
Tahapperkembangankeluargasaatini:
Tahapkeluargadengananakprasekolah (family
with pre schoolchild)
11.
Tugasperkembangankeluarga:
Keluargabelum bisa memenuhi tugasperkembangansesuaitahapperkembangan, yaitu
tugas perkembangan keluarga untuk berkumpul dalam satu keluarga,
12.
Riwayatkesehatankeluargainti
:
a.
Riwayatpenyakitketurunan
: anggotakeluargatidakada yang sedangmenderitasakit
b.
Riwayatimunisasi
: anakpertama mendapatimunisasilengkap,
c.
Sumberpelayanankesehatan
yang biasadigunakan : Dokter,Rumah sakit
13.
Riwayatkesehatankeluargalainnya
: dalamkeluargasuamidanistritidakada yang sedangmenderitapenyakit
D.
PengkajianLingkungan
14.
Karakteristikrumah:Tiperumahpermanenlantaikeramik,atapgenteng,ukuranrumah10x14 m,rumah
bersih,ventilasi cukup
DenahRumah :
|
6
|
|
3
|
|
7
|
|
2
|
|
4
|
|
1
|
|
5
|
Ket
:
1) Ruangtamu
2) Km tidurortu
3) Km tiduranak
4) ruangmakan/ruang
keluarga
5) dapur
6) km/wc
7) garasi
15.
Karakteristik tetangga dan komunitas : budaya setempat
tidak ada yang merugikan kesehatan, kerukunan lingkungan baik yaitu misalnya
adanya kegiatan kerja bakti,gotong royong
16.
Mobilitasgeografiskeluarga :Keluarga sudah menetap. Perkumpulan
keluarga & interaksi dengan masyarakat : Keluarga jarang mengikuti perkumpulan
yang ada di lingkungan ( PKK, Dawis, Dll ) karena sibuk berdagang dan suami
berada di luar kota.
17.
Sistem pendukung keluarga : Keluarga mempunyai
pendanaan untuk kesehatan, termasuk untuk persiapan persalinan,yaitu dari
tabungan yang sudah di persiapkan dan dari asuransi yang dimiliki.
E.
Struktur Keluarga
18.
Pola komunikasi keluarga : bahasa yang digunakan bahasa daerah setempat yaitu Jawa dan bahasa Indonesia, komunikasi dengan suami dengan
menggunakan telepon.
19.
Struktur kekuatan keluarga : keluarga tidak mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi perilaku lingkungan karena
kesibukan suami dan istri
20.
Struktur peran :peran masing- masing anggota keluarga belum
sepenuhnya sesuai dengan peran masing- masing, Ayah
sebagai pencari nafkah sedangkan tugas perkembangan ibu yang belum
bisa terpenuhi adalah pengasuhan anak
yang sehari hari ditinggal bekerja dimana anak sering di rumah sendiri atau
kadang kadang dititipkan ke rumah neneknya.
21.
Nilai atau norma keluarga: tidak ada
kebiasaan atau adat dalam keluarga yang merugikan kesehatan
F.
Fungsi keluarga
22.
FungsiAfektif :keluargasalingmenghargaidiantarasesameanggotakeluarga,
hubungan dengan suami per telepon
23. Fungsisocial: keluarga
menerapkan norma norma sosial yang ada pada masyarakat dan tidak ada atura
khusus dalam keluarga.Pergaulan
dengan ligkungan baik.
24.
Fungsiperawatankesehatan
a.
Keluargabelummemahamimasalahkesehatan
yang ada
b.
Keluargakurangmemahamitentang
anemiakehamilan
c.
Ibu sering lupa minum tablet fe karena malam capai dan
sibuk bekerjadari pagi samapai sore
d.
KeluargamemanfaatkanDokter/RSbilasakit.
e.
Ibu memeriksakan kehamilannya di DSOG sebanyak 3x selama
kehamilannya
f.
Keluarga tidak pernah memanfaatkan PKD/Bides yang ada di
wilayahnya.
25.
Fungsireproduksi
:jumlahanaksatu,
dansudahmerencanakan untuk mengikuti program KB setelah
persalinan nanti yaitu menginginkan alat kontrasepsi IUD.
26.
Fungsiekonomi
:penghasilankeluargacukupuntukmemenuhikebutuhanhidupsehariharidan bisa
menabung untuk keperluan mendadak dan persiapan persalinan
G.
StresdanKopingkeluarga
27.
Stresorjangkapendek: ibu sedang
hamil dan suami tidak berada di rumah
28.
Kemampuanberesponterhadapsituasistressor:
Keluarga tidak
menganggap masalah berat dengan kondisinya
29.
Strategikoping
yang digunakan: menghubungi suami lewat telepon dan minta temani nenek
(beda RW) atau mengambil keputusan sendiri untuk segera ke RS bila menghadapi
masalah dengan kehamilannya
H.
Harapankeluargaterhadappetugaskesehatan: bisa membantu
masalah kesehatan keluarga
I.
Pemeriksaan Fisik
|
Pemeriksaan
|
Ny.Y
|
An.B
|
|
BB
|
45
|
16
|
|
TB
|
155
|
95
|
|
Suhu
|
36,8
|
36,7
|
|
Nadi
|
78
|
82
|
|
Lila
|
22,5
|
|
|
Kepala
|
Mesocephal,rambut
bersih
|
Mesocephal,rambut
bersih
|
|
Mata
|
Simetris,anemis
|
Simetris,tak
anemis
|
|
Hidung
|
Simetris,tak
ada polip
|
Simetris,tak
ada polip
|
|
Telinga
|
Simetris,bersih,tak
ada serumen
|
Simetris,bersih,tak
ada serumen
|
|
Leher
|
Tak
oedema,tak ada pembesaran vena jugularis
|
Tak
oedema,tak ada pembesaran vena jugularis
|
|
Dada
|
Tak ada
tarikan dinding dada
|
Tak ada
tarikan dinding dada
|
|
Perut
|
Tak
adaluka bekas operasi
|
Tak ada
luka bekas operasi
|
|
Extremitas
atas
|
Tak
oedem,fungsi normal
|
Tak
oedem,fungsi normal
|
|
Extremitas
bawah
|
Tak
oedema,fungsi normal
|
Tak
oedema,fungsi normal
|
J.
Status Obstetrikus Ny.Y
1)
Anamnesis
a)
HPHT :22–4-2013
b)
HPL :29-1
- 2014
c)
G
P A :2 / 1 / 0
2)
Pemeriksaan
a)
Kesadaran : CM
b)
KU : Baik
c)
Tanda
vital:
Ø Suhu : 37,2 C
Ø Nadi : 82x / menit
Ø Pernafasan: 20 x/
menit
Ø Tensi : 120
/ 80
mm/hg
d)
BB : 54 kg TB : 150 cm
e)
Lila : 24 cm
f)
Hb : 9,1 gr %
g)
Golda : O
h)
Palpasi :
Ø Leopold I : tfu 2 jari ata pusat, teraba 1 bagianbulat lunak
Ø Leopold II :bagian kanan teraba tahanan
memanjang,bagian kiri teraba bagian kecil janin
Ø Leopold III : teraba bulat keras melenting
Ø Leopold IV : bagian terendah janin belum masuk PAP (
konvergen)
K.
Kebiasaan sehari- hari
a.
Ibu
1)
Sebelum hamil
·
Makan 2-3x,porsi sedang,nasi sayur (kadang-kadang),dan
buah.
·
Minum air putih dan teh manis, 5-6 gelas/hari
·
Mandi 2x/hari
·
Istirahat: tidur malam hari 5-6 jam, siang tidak pernah
·
BAB: 1x/ hari
·
BAK 4-5x/hari
2)
Sesudah hamil
·
Makan 2-3x,porsi sedang,nasi sayur ( kadang-kadang) dan
buah
·
Minum air putih dan teh manis, 5-6 gelas/hari dan susu
ibu hamil 1x/hari
·
Mandi 2x/hari
·
Istirahat: tidur malam hari 5-6 jam, siang tidak pernah
·
BAB: 1x/ hari
·
BAK 4-5x/hari
II.
DIAGNOSA
KEBIDANAN
A.
Analisa
data
|
NO
|
Data ( S & O )
|
PenyebabMasalah
|
Masalah
|
|
1.
|
DO :
Hb 9,1 gr%
DS : Ibu mengatakan:
1.Keluarga/ibu mengatakantidaktahukalau keadaan
yang dialaminya merupakan tanda bahaya kehamilan.
2.Polamakanibu: makan
2-3x/hari,makansayurkadangkadang,kebiasaanminumteh.
3. Ibu sibuk berdagang dari
pagi sampai sore sehingga kurang istirahat dan malam sering lupa minum tablet
fe
|
Kurangnya
informasi tentang anemia kehamilan
|
Ketidaktahuankeluargamengenali anemia
kehamilan berhubungan dengan kuragnya informasi mengenai anemia kehamilan dan
pentingnya tablet fe
|
B.
PerumusanDiagnosa
|
DIAGNOSA
|
|
Aktual
1.
Ketidaktahuankeluargamengenali anemia
kehamilan berhubungan dengan kurangnya informasi tentang anemia kehamilan dan
pentingnya konsumsi tablet fe
|
|
Resiko
1.
Resikoterjadinya
komplikasi kehamilan,persalinan dan nifas pada Ny.Y berhubungan dengan ketidakmampuan
keluarga mengenali masalah anemia
kehamilan
|
III.
PRIORITAS MASALAH DAN SCORING
|
Diagnosa
|
Kriteria
|
skor
|
Pembenaran
|
|
Ketidaktahuankeluargamengenali
tanda dan bahaya anemia kehamilan
|
1.Sifat masalah:Tidak sehat
2.Kemungkinan masalah bisa diatasi:Sebagian
3.Potensial masalah bisa dicegah:cukup
4.Menonjolnya masalah: Masalah berat harus segera
diatasi
|
3/3x1=1
1/2x2=1
2/3x1=2/3
2/2x1=1
|
1.Anemia
kehamilan merupakan kondisi tidak sehat jika kelg tidak dapat melakukan
perawatan yang tepat dapat mengakibatkan komplikasi kehamilan,persalinan dan
nifas
Sumber
daya ada,umur kehamilan masih TM II namun kaena kesibukan ibu berdagang
sehingga kurang memperhatikan istirahat dan konsumsi fe
Umur
kehamilan masih TM II, setidaknya masih ada waktu untuk memperbaiki pola
istirahat dan konsumsi tab fe
Anemia
kehamilan merupakan masalah yang harus segera diatasi
|
|
Jumlah skor
|
|
3 2/3
|
|
|
Resikoterjadinya komplikasi kehamilan,persalinan dan nifas pada
Ny,T berhubungan dengan
ketidakmampuan keluarga mengenaqli masalah anemia kehamilan
|
Sifat masalah:Ancaman
2.Kemungkinan masalah bisa diatasi:sebagian
3.Potensial masalah bisa dicegah:cukup
4.Menonjolnya masalah: Masalah tidak dirasakan
|
2/3x1=2/3
1/2x2=1
2/3x1=2/3
0/1x1=0
|
Anemia
kehamilan merupakan ancaman terjadinya komplikasi kehamilan, persalinan dan
nifas
Sumber
daya ada,umur kehamilan masih TM II namun karena kesibukan ibu sehingga kurang memperhatikan istirahat dan
konsumsi fe
Umur
kehamilan masih TM II, setidaknya masih ada waktu untuk memperbaiki pola
istirahat dan konsumsi tab fe
Keluarga
tahu dan mampu mengatasi masalah kesehatan tapi karena kesibukan ibu sering
lupa untuk minum tab fe
|
|
Jumlah skor
|
|
2 1/3
|
|
Dari hasil
skor diatas dapat dirumuskan bahwa prioritas masalah yang ada adalah
Ketidaktahuan keluarga dalam mengenali anemia kehamilan berhubungan dengan
kurangnya informasi tentang anemia kehamilan.
IV.
PERENCANAAN
TINDAKAN
|
TujuandanKriteria
|
RencanaTindakan
|
|
Dalamwaktu2minggukeluarga Tn.Smampumerawatanggotakeluarganyayang
mengalami anemia kehamilan
Kriteria :
1.
Keluargadapatmemahami bahaya
anemia kehamilan
2.
Keluargabisamenjelaskantindakan
yang dapat dilakukan untuk mengatasi anemia kehamilan
3.
Ny.Y bersedia
meminum tab fe secara teratur
4.Kadar Hb
ibu bisa meningkat pada kunjungan yang akan datang (2 minggu )
|
·
Diskusikantentang
ü
Anemia kehamilan
ü
Tanda penyebab anemia kehamilan dan cara mengatasinya
ü
Bahaya yang ditimbulkan dari anemia kehamilan
·
Jelaskanpadaibutentang
ü
Cara mengkonsumsi tab fe
ü
Konsumsi sayur/makanan yang membantu penyerapan tab fe
·
Melibatkan keluarga terdekat Ibu yaitu neneknya untuk
ikut membantu masalah kehamilan Ny.Y
·
Anjurkan ibu untuk berkonsultasi/memanfaatkan PKD/Bides
untuk membantu mengatasi masalah kehamilan yang dihadapi ibu
·
Tunjukkan cara konsumsi tab fe,yaitu
pada malam hari dan diminum dengan air putih
·
Melakukan kunjungan ulang 2 minggu yang akan datang dan
melakukan pemeriksaan Hb ibu.
|
V.
IMPLEMENTASI
|
TanggaldanWaktu
|
Diagnosa
|
Implementasi
|
EvaluasiRespon
|
|
15
Agust-13
Pk.17.00
|
Ketidaktahuankeluargamengenali
anemia kehamilan berhubungan dengan kurangnya informasi tentang anemia
kehamilan dan pentingnya talet fe
|
1.Mendiskusikantentang
ü
Anemia kehamilan
ü
Tanda penyebab anemia kehamilan dan cara mengatasinya
ü
Bahaya yang ditimbulkan dari anemia kehamilan
2.Menjelaskan pada ibutentang
ü
Cara mengkonsumsi tab fe
ü
Konsumsi sayur/makanan yang membantu penyerapan tab fe
ü
Menghindari makanan/minuman yang menghambat penyerapan
zat besi yaitu kebiasaan ibu minum teh.
3.Menunjukkan cara konsumsi tab fe, yaitu pada malam
hari diminum degan air putih
4.Menjelaskan kebutuhan istirahat ibudan meluangkan
waktu untuk beristirahat
5.Memberitahu ibu bahwa bidan akan melakukan kunjunganulang
2 minggu yang akan datang dan melakukan pemeriksaan Hb ibu.
6.Menganjurkan ibu untuk melibatkan anggota keluarga
yang lain (nenek) untuk ikut memantau kehamilannyamisalnya menemani periksa
kehamilan ataupun mengingatkan pentingnya konsumsi tablet fe dan gizi ibu
hamil
7.Menganjurkan ibu untuk memanfaatkan sarana kesehatan
yang terdekat, yaitu bidan desa untuk membantu masalah kesehatan yang
dialaminya
|
1.Keluarga mampu
menjelaskan pengertian tentang anemia,penyebab dan cara mengatasinya
Ibu mengerti tentang cara konsumsi fe dan pentingnya
tablet fe.
Ibu bersedia mengkonsumsi sayur/makanan yang membantu
penyerapan fe, misalnya sayuran berwarna hijau,buah buahan.
Ibu mau menghindari makanan/minuman yang dapat
menghambat penyerapan zat besi yaitu kebiasaan ibu minum teh
Ibu mengerti cara mengkonsumsi tablet fe,yaitu pada
malam hari,di minum dengan air putih
Ibu bersedia meluangkan waktu untuk beristirahat sesuai
kebutuhannya
Ibu bersedia dilakukan kunjungan ulang pada tanggal 29
Agustus 2013
Ibu bersedia melibatkan nenek untuk ikut merawat
kehamilannya dan ikut mengingatkan pentingnya konsumsitablet fe dan gizi ibu
hamil
Ibu bersedia memanfaatkan sarana kesehatan yang
terdekat yaitu bidan desa untk membantu masalah kesehatan yang dialaminya
|
VI.
EVALUASI
|
Tanggal dan waktu
|
Diagnosa
|
SOAP
|
|
28 Agust. 13
Jam 17.00
|
Ketidaktahuan keluarga entang bahaya gauta keluarga
yang sakit ( hamil dengan anemia ) berhubungan dengan kurangya informasi
tentang anemia kehamilan
|
S;
Pernyataan keluarga bahwa fe telah dikonsumsi sesuai
anjuran dan klien juga mengkonsumsi makanan yang membantu penyerapan fe
Keluarga selalu mengingatkan Ny.Y untuk mengkonsumsi
tab fe dan bersedia menemani ibu untukmelakukan kunjungan ulang
O:
nenek menemani ibu saat bidan melakukan kunjungan ulang
Kadar Hb ibu 9,8 gr%
A:
Keluarga menunjukan kemampuan merawat anggauta
keluarganya yang hamil dengan anemia.
P:
Pantau kemajuan yang dicapai
keluarga
Pastikan fe dikonsumsi sesuai
anjuran
Anjurkan ibu untuk melakukan
kunjungan ulang ke bidan sesuai jadwal yaiu 4 minggu kemudian
Penkes tentang P4K
|
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
Hari / Tanggal
: Rabu, 28 agustus 2013
Waktu
: Pukul 17.00 WIB
Pokok Bahasan
: Anemia Kehamilan
Sub Pokok
Bahasan :
Anemia kehamilan dan zat besi
Sasaran
: Keluarga Tn.S
Penyuluh
: Ulil Khasanah
Tempat
: Rumah keluarga Tn.S
I. Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Setelah mengikuti kegiatan
penyuluhan tentang anemia kehamilan, keluarga diharapkan memahami tentang anemia
kehamilan,tanda tanda,bahaya yang di timbulkan dan cara mengatasinya
II. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan, keluarga dapat:
- Mengetahui pengertian anemia kehamilan
- Mengetahui tanda tanda anemia kehamilan
- Mengetahui bahaya yang ditimbulkan
- Mengetahui cara mengatasi anemia kehamilan
III. Garis-garis Besar
Materi
- Pengertian anemia kehamilan
- Tanda anemia kehamilan
- Bahaya anemia kehamilan
- Cara mengatasi anemia kehamilan
- Cara konsumsi tablet fe
IV. Metode
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
3. Demonstrasi
V. Media dan Alat Peraga
- Leaflet/Lembar peraga
VI. Proses Kegiatan Penyuluhan
|
No
|
KEGIATAN
|
Respon Ibu Hamil
|
Waktu
|
|
1.
|
Pendahuluan :
|
|
2
Menit
|
|
2.
|
Penjelasan :
|
Mendengarkan dengan
penuh perhatian
|
10 Menit
|
|
3.
|
Penutup :
|
|
3 Menit
|
VII. Evaluasi
- Mengajukan pertanyaan lisan.
- Tes awal.
Apa pengertian anemia kehamilan
- Tes akhir
Bagaimana cara mengatasi anemia
kehamilan
- Observasi.
- Respon/tingkah laku ibu saat diberi pertanyaan: apakah mereka diam atau menjawab (benar atau kurang tepat).
- Ibu antusias atau tidak.
- Ibu mengajukan pertanyaan atau tidak.
ANEMIA PADA IBU HAMIL
A.
Pengertian
Anemia
adalahjumlahseldarahmerahmenurun, kadarHbmenurun di bawah normal (normal wanita
12 gr %, pria 14 gr%).Padawanitahamildikatakan anemia apabilakadarHbnya di
bawah 11 gr % dan anemia beratjikaHbdibawah 8
gr%.CaramengetahuisecarapastikadarHbdengandilakukantes darah.
B. Ciri-ciriibuhamildengan
anemia
Biasanya ibu
hamil dengan anemia mengeluhkansebagianataukeseluruhanciri-ciridibawahini, danuntukmemastikannyaharusdenganteskadarHbdalamdarah.Ciri-ciritersebutantaralain
:
a.
Pucatpadabibir, konjungtiva, lidah, gusi, kulit.
b.
Lemah
c.
Letih
d.
Lesu
e.
Lunglai
f.
Nafas terengah-engah
g.
Nyeri dada
h.
Ikterus
C.
Macam-macam anemia pada ibu hamil
1.
Anemia defisiensibesi/ karenakekuranganzatbesi
Penyebabtersering
anemia
selamakehamilandanmasanifasadalahdefisiensibesidankehilangandarahakut.Tidakjarangkeduanyasalingberkaitanerat,
karena pengeluaran darah yang berlebihandisertaihilangnyabesi hemoglobin
danterkurasnyasimpananbesipadasuatukehamilandapatmenjadipenyebabpenting anemia
defisiensibesipadakehamilanberikutnya.
Status gizi yang kurangseringberkaitandengan anemia defisiensibesi(Scholl, 1998).Padagestasibiasadengansatujanin, kebutuhanibu akan besi yang dipicu oleh kehamilannya rata-rata mendekati 800 mg; sekitar 500 mg, bila tersedia, untuk ekspansi massa hemoglobin ibu sekitar 200 mg atau lebih keluar melalui usus, urin dan kulit. Jumlah total ini 1000 mg jelas melebihi cadangan besi pada sebagian besar wanita. Kecuali apabila perbedaan antara jumlah cadangan besi ibu dan kebutuhan besi selama kehamilan normal yang disebutkandiatasdikompensasiolehpenyerapanbesidarisalurancerna, akanterjadi anemia defisiensibesi.
Status gizi yang kurangseringberkaitandengan anemia defisiensibesi(Scholl, 1998).Padagestasibiasadengansatujanin, kebutuhanibu akan besi yang dipicu oleh kehamilannya rata-rata mendekati 800 mg; sekitar 500 mg, bila tersedia, untuk ekspansi massa hemoglobin ibu sekitar 200 mg atau lebih keluar melalui usus, urin dan kulit. Jumlah total ini 1000 mg jelas melebihi cadangan besi pada sebagian besar wanita. Kecuali apabila perbedaan antara jumlah cadangan besi ibu dan kebutuhan besi selama kehamilan normal yang disebutkandiatasdikompensasiolehpenyerapanbesidarisalurancerna, akanterjadi anemia defisiensibesi.
Dengan
meningkatnya volume darah yang relatif pesat selama trimester kedua,
makakekuranganbesiseringbermanifestasisebagaipenurunantajamkonsentrasi
hemoglobin. Walaupun pada trimester ketiga laju peningkatan volume darah tidak
terlalu besar, kebutuhan akan besi tetap meningkat karena peningkatan massa
hemoglobin ibu berlanjut dan banyak besi yang sekarang disalurkan kepada janin.
Karena jumlah besi tidak jauh berbeda darijumlah yang secara normal dialihkan,
neonatusdariibudengan anemia berattidakmenderita anemia defisiensibesi(
Arisman, 2007 ).
2.
Anemia karenaperdarahan
Seringterjadipadamasanifas.Solusioplasentadanplasentapreviadapatmenjadisumberperdarahanseriusdan
anemia sebelumatausetelahpelahiran.Padaawalkehamilan, anemia
akibatperdarahanseringterjadipadakasus-kasusabortus, kehamilanektopik,
danmolahidatidosa.Perdarahanmasihmembutuhkanterapisegerauntukmemulihkandanmempertahankanperfusi
di organ-organ vital walaupun jumlah darah yang digantiumumnyatidakmengatasidifisit
hemoglobin akibatperdarahansecaratuntas, secaraumumapabilahipovolemia yang
berbahayatelahteratasidan hemostasis tercapai, anemia yang
tersisaseyogyanyaditerapidenganbesi. Untuk wanitadengan anemia sedang yang
hemoglobinnyalebihdari 7 g/dl, kondisinyastabil,
tidaklagimenghadapikemungkinanperdarahanserius,
dapatberobatjalantanpamemperlihatkankeluhan, dan tidak demam, terapi besi
selama setidaknya 3 bulanmerupakanterapiterbaikdibandingkandengantransfusidarah
( Sarwono, 2005 ).
3.
Anemia karenaradang/ keganasan
Gejala-gejalatubuhlemah,
penurunanberatbadan,
danpucatsudahsejakjamanduludikenalsebagaiciripenyakitkronik.Berbagaipenyakitterutamainfeksikronikdanneoplasmamenyebabkan
anemia derajatsedangdankadang-kadangberat, biasanyadenganeritrosityansedikithipokromikdanmikrositik.Dahulu,
infeksikhususnya tuberculosis, endokarditis,
atauesteomielitisseringmenjadipenyebab,
tetapiterapiantimikrobatelahsecarabermaknamenurunkaninsidenpenyakit-penyakittersebut.Saatini,
gagalginjalkronik, kankerdankemoterapi, infeksi virus imunodefisiensimanusia
(HIV), danperadangankronikmerupakanpenyebabtersering anemia bentukini.
Selama
kehamilan, sejumlah penyakit kronik dapat menyebabkan
anemia.Beberapadiantaranyaadalahpenyakitginjalkronik, supurasi,
penyakitperadanganusus (inflammatory bowel disease), lupus
eritematosussistemetik, infeksigranulomatosa, keganasan, dan arthritis
remotoid. Anemia biasanyasemakinberatseiring dengan meningkatnya volume plasma
melebihi ekspansi massa sel darah merah. Wanitadenganpielonfritisakutberatseringmengalami
anemia nyata. Hal
initampaknyaterjadiakibatmeningkatnyadestruksieritositdenganproduksieritropoietin
normal (Cavenee dkk,2001).
4.
Anemia aplastikkarenakerusakansumsumtulang
Walaupunjarangdijumpaipadakehamilan,
anemia aplastikadalahsuatupenyulit yang
parah.Diagnosisditegakkanapabiladijumpai anemia,
biasanyadisertaitrombositopenia, leucopenia, dansumsumtulang yang
sangathiposeluler (Marsh dll, 1999).Padasekitarsepertigakasus,
anemuadipicuolehobatatauzatkimia lain, infeksi, radiasim, leukemia,
dangangguanimunologis.
Kelainanfungsionalmendasartampaknya
adalah penurunan mencolok sel induk yang terikat di sumsum tulang. Banyak bukti
yang menyatakanbahwapenyakitinidiperantaraioleh proses imunologis (Young
danMaciejewski, 1999). Pada penyakit yang parah, yang
didefinisikansebagaihiposelularitassumsumtulang yang kurangdari 25 persen,
angka kelangsungan hidup 1 tahunhanya 20 persen (Suhemi, 2007).
5.
Anemia hemolitikkarenausiaseldarahmerah yang pendek
Anemia hemolitikdisebabkanpenghancuran/pemecahanseldarahmerah
yang lebih cepat dari pembuatannya. Ini dapat disebabkan oleh :
a. Faktor intra kopuskulerdijumpaipada anemia hemolitikheriditer, talasemia, anemia sel sickle (sabit), hemoglobin, C, D, G, H, I danparaksismalnokturnalhemoglobinuria
a. Faktor intra kopuskulerdijumpaipada anemia hemolitikheriditer, talasemia, anemia sel sickle (sabit), hemoglobin, C, D, G, H, I danparaksismalnokturnalhemoglobinuria
b.
Faktorekstrakorpuskuler, disebabkan malaria, sepsis, keracunzatlogam,
dandapatbesertaobat-obatan, leukemia, penyakithodgkindan lain-lain.
Gejalautamaadalah
anemia dengankelaina-kelainangambarandarah, kelelahan, kelemahan, serta gejala
komplikasi bila terjadi kelainan pada organ-organ vital
Pengobatanbergantungpadajenis anemia hemolitiksertapenyebabnya.Biladisebabkanolehinfeksimakainfeksinya di berantasdandiberikanobat-obatpenambahdarah.Namun, padabeberapajenisobat-obatan, halinitidakmemberikanhasil.Makatransfusidarah yang berulangdapat membantu penderita ini.
Pengobatanbergantungpadajenis anemia hemolitiksertapenyebabnya.Biladisebabkanolehinfeksimakainfeksinya di berantasdandiberikanobat-obatpenambahdarah.Namun, padabeberapajenisobat-obatan, halinitidakmemberikanhasil.Makatransfusidarah yang berulangdapat membantu penderita ini.
6.
Anemia megaloblastikkarenagangguanpencernaan
Anemia
megaloblastik yang disebabkanolehkekurangan vitamin B12 selama kehamilan sangat
jarang terjadi, ditandai oleh kegagalan tubuh menyerap vitamin B12 karena tidak
adanyafaktor intrinsik.Ini adalahsuatupenyakitautoimun yang
sangatjarangpadawanitadengankelainanini.Defisiensi vitamin B12
padawanitahamillebihmungkindijumapaipadamereka yang menjalanireseksilambungparsialatau
total.Kausa lain adalahpenyakitCrohn, reseksi ileum,
danpertumbuhanbakteriberlebihan di usus halus.
Kadar
vitamin B12 serum diukur dengan radio immunoassay.Selamakehamilan,
kadarnonhamilkarenaberkurangnyakonsentrasi protein pengangkut B12 transkobalamin.
Wanita yang telahmenjalanigastrektomi total harusdiberi 1000 mg sianokobalamin
(vitamin B12) intramuscular setiap bulan. Mereka yang
menjalanigastrektomiparsialbiasanyatidakmemerlukanterapiini, tetapiselama
kehamilan kadar vitamin B12 perludipantau.
Tidakadaalasanuntukmenundapemberianasamfolatselamakehamilanhanyakarenakekhawatiranbahwaakanterjadi
gangguan integritas saraf pada wanita yang
mungkinhamildansecarabersamaanmengidap anemia pernisiosaAddisonian yang
tidakterdeteksi (sehinggatidakdiobati).
7.
Anemia karena penyakit keturunan misalnya anemia sel sabit
Penyakit sel
sabit (sickle cell disease) adalah suatu penyakit keturunan yang ditandai
dengan sel darah merah yang berbentuksabitdan anemia
hemolitikkronik.Padapenyakitselsabit, sel darah merah memiliki hemoglobin
(protein pengangkut oksigen) yang bentuknya abnormal, sehingga mengurangi
jumlah oksigen di dalam sel dan menyebabkan bentuk sel menjadi seperti sabit.
Sel yang berbentuk sabit menyumbat dan merusak pembuluh darah terkecil dalam limpa, ginjal, otak, tulang dan organ lainnya; dan menyebabkan berkurangnya pasokan oksigen ke organ tersebut. Sel sabit ini rapuh dan akan pecah pada saat melewati pembuluh darah, menyebabkan anemia berat, penyumbatan aliran darah, kerusakan organ dan mungkin kematian.
Sel yang berbentuk sabit menyumbat dan merusak pembuluh darah terkecil dalam limpa, ginjal, otak, tulang dan organ lainnya; dan menyebabkan berkurangnya pasokan oksigen ke organ tersebut. Sel sabit ini rapuh dan akan pecah pada saat melewati pembuluh darah, menyebabkan anemia berat, penyumbatan aliran darah, kerusakan organ dan mungkin kematian.
Anemia sel
sabit adalah kondisi serius di mana sel-sel darah merah menjadi berbentuk bulan
sabit, seperti huruf C. Seldarahmerah normal berbentukdonattanpalubang
(lingkaran, pipih di bagiantengahnya), sehingga memungkinkan mereka melewatipembuluhdarahdenganmudahdanmemasokoksigenbagiseluruhbagian
tubuh. Sulit bagi sel darah merah berbentuk bulan sabit untuk melewati pembuluh
darah terutama di bagian pembuluh darah yang menyempit,
karenaseldarahmerahiniakantersangkutdanakanmenimbulkan rasa sakit, infeksi
serius, dan kerusakan organ tubuh.
D.
AKIBAT ANEMIA PADA IBU HAMIL
Akibat
anemia pada ibu hamil antara lain :
a.
Abortus
b.
Persalinan preterm/sebelum waktunya
c.
Proses persalinan lama
d.
Perdarahansetelahpersalinan
e.
Syok
f.
Infeksi pada saat dan sesudah persalinan
g.
Payah jantung
h.
Bayi lahir prematur
i.
Bayi cacat bawaan
j.
Kekurangan cadangan besi
k.
Kematian janin
l.
Kematian ibu
E.
Penatalaksanaandanpencegahan anemia pada ibu hamil
Penatalaksanaandanpencegahan
yang umum dilakukan adalah dengan pemberian suplemen zat besi sedikitnya 1
tablet selama 90 hari berturut-turut selama masa kehamilan.
PemeriksaankadarHbsemuaibuhamildilakukanpada kunjungan ANC pertama dan pada
minggu ke-28. Apabila ditemukan ibu hamil dengan anemia berikan tablet Fe 2-3
kali 1 tablet perhari dan disarankan untuk tetap minum tablet zat besi sampai
4-6 bulan setelah persalinan. Pada ibu hamil trimester 3 dengan anemia
perludiberizatbesidanasamfolatsecara IM dandisarankanuntukbersalin di rumah
sakit.
Pencegahan
juga bisa dilakukan secara mandiri dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung
gizi seimbang (4 sehat 5 sempurna) dan memperbanyak konsumsi makanan-makanan
yang kaya akan zat besi seperti hati ayam (disarankan hati ayam kampung)
ataupun sapi, sayur bayam dan juga buah-buahan (disarankan hati hewan, sayur
dan buah organik). Dengan mengkonsumsi semua makanan tersebut, zat besi yang
sangat diperlukan oleh sel-sel darah merah dapat
terpenuhisecaramaksimaldandapatterhindardari.Periksakansedinimungkinapabilaterdapattanda-tanda
anemia, agar langkah-langkah antisipasi bisa segera dilakukan.
F.
Cara meminum Tablet zat besi
1.
Sehari minum 1 tablet Fe pada malam hari sebelum tidur untuk mengurangi
rasa mual
2.
Minum tablet Fe bersamaan dengan vitamin C dan vitamin B12, misalnya dengan
jus jeruk atau air lemon untuk membantu proses penyerapan.
3. Jangan minum tablet Fe bersamaan dengan kopi, teh, alkohol dan susu
karena dapat menghambat proses penyerapan
parah
BalasHapus